السلا م عليكم واهلا وسهلا بقدومكم فى"لونيز" مطعم لأفكار,المكان لروح و لفكر حرّ و معجب
"Menulis..Menulis...dan Menulis...ya itu adalah sebaris kata yang telah terbukti merubah Dunia"

Selasa, Juli 28, 2009

beasiswa 2010-2011 King Saud University

Scholarships opportunity at Language and Culture Department

The Language and Culture Department at Arabic Language Institute is pleased to offer scholarships in Arabic Language Program for the Academic Year 2010/2011. All applications should be sent from 26 September 2009 for two months.
The admission requirements are:
1. A minimum of secondary school certificate with an average of Very Good..
2. The applicant must not be over 25 years old..
3. The applicant must be physically fit.
4. The applicant must be a full time student.

The following must be attached to the application:
• A Copy of the certificate.
• A copy of the transcript.
• An original letter (or letters) of recommendation by a known academic or official institution.
• A recent medical report.
• A copy of birth certificate. (declaration of age)
• A copy of a valid passport.
• 3 new photographs (size 4×6).
• An official letter of approval from the applicant's government to study in Institute.
• The full address of the applicant written in both Arabic and English.

Please note that:
• All papers must be documented and translated in Arabic or English.
• Admission is subject to the result of the full medical check-up done to the applicant at his arrival to the University.

Please write to: scholarship secretary
Arabic Language Institute
P.O.Box 4274
Riyadh 11491 Saudi Arabia

view the source:
http://colleges.ksu.edu.sa/ali/ENnews/Pages/article46.aspx


Baca Selengkapnya...

Senin, Juli 13, 2009

Sastra Arab Dalam Peradaban Islam

POSISI SASTRA dalam dalam sejarah peradaban Islam terhitung penting. Sejarah sastra Islam dan sastra Islami tak lepas dari perkembangan sastra Arab. Sebab, bahasa Arab merupakan bahasa suci Islam dan Alquran. Bahasa Arab dalam bentuk klasiknya dapat memenuhi kebutuhan religius, sastra, artistik dan bentuk formal lainnya. Sastra Arab tampil dalam beragam bentuk prosa, fiksi, drama, dan puisi.

Dalam bahasa Inggris sastra dikenal sebagai literature. Sastra berasal dari kata ‘littera’ yang artinya tulisan yang bersifat pribadi menurut Oxford English Dictionary. Sedangkan sastra disebut adab dalam bahasa Arab. Ada dua karya sastra penting yang terkemuka yang ditulis sastrawan Arab di era pra-Islam. Keduanya adalah Mu’allaqat dan Mufaddaliyat. Dengan bukunya Poaseos Asiaticae Commen tarii Libri Sex atau penjelasan Mu’allaqaat As-Sab’a yang diterbitkan tahun 1774 M, William Jones (1746 M -1794 M) menjadi orang pertama yang mengenalkan dunia Barat dengan sastra Arab jahili. Ciri-ciri umum dari sebuah yang merupakan asal dari sebuah kata yang berarti ‘mengajak seseorang untuk makan’ dan siratkan kesopanan, budaya, dan pengayaan.Mulanya, sastra Arab berkembang pada abad ke-6 M, yakni ketika masyarakat Arab masih berada dalam peradaban jahiliyah. Namun saat itu karya sastra tertulis yang masih tak terlalu banyak jumlahnya. Paling tidak sastra Arab jahili bahwasanya sastra itu kerap menggambarkan suatu kebanggaan terhadap diri sendiri (suku), keturunan, dan cara hidup.

Ketika agama Islam diturunkan di Jazirah Arab, Sastra Arab memasuki babak baru. Alquran telah berikan pengaruh besar dan signifikan terhadap bahasa Arab. Bahkan, Alquran tak hanya memberi pengaruh terhadap sastra Arab, namun juga terhadap kebudayaan secara keseluruhan.

Bahasa yang digunakan dalam Alquran disebut bahasa Arab klasik. Hingga kini, bahasa Arab klasik masih sangat dikagumi dan dihormati. Alquran merupakan firman Allah SWT yang sangat luar biasa. Terdiri dari 114 surat dan 6666 ayat, Alquran berisi tentang perintah, larangan, kisah, dan cerita perumpamaan itu begitu memberi pengaruh yang besar bagi perkembangan sastra Arab.

Sebagian orang menyebut Alquran sebagai karya sastra terbesar. Namun, sebagian kalangan tak mendudukan Alquran sebagai karya sastra, karena merupakan firman Allah SWT yang tak bisa disamakan dengan karya manusia. Teks penting lainnya dalam agama Islam adalah hadits atau sunnah.

Penelitian serta penelusuran terhadap masa-masa kehidupan Nabi Muhammad SAW telah memicu para sarjana Muslim untuk mempelajari bahasa Arab. Atas dasar pertimbangan itu pula, para intelektual Muslim mengumpulkan kembali puisi-puisi pra-Islam. Hal itu dilakukan untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya kehidupan Rasulullah sampai akhirnya menerima wahyu dan menjadi Rasul.

Jejak dan perjalanan hidup Muhammad SAW yang begitu memukau juga telah mendorong para penulis Muslim untuk mengabadikannya dalam sebuah biografi yang kini kita kenal dengan nama Al-Sirah Al-Nabawiyyah. Wahab bin Munabbih adalah sarjana Muslim yang pertama kali menulis sejarah hidup Nabi Muhammad. Namun, Al-Sirah Al-Nabawiyyah yang paling populer ditulis oleh Muhammad bin Ishaq.

Studi bahasa Arab pertama kali sebenarnya telah dilakukan sejak era Kekhalifahan Ali RA. Hal itu dilakukan setelah khalifah melakukan kesalahan saat membaca Alquran. Dia lalu meminta Abu Al-Aswad Al-Du’ali untuk menyusun tata bahasa (gramar) bahasa Arab. Khalil bin Ahmad lalu menulis Kitab al-Ayn– kamus pertama bahasa Arab.

Sejarah mencatat, sastra sangat berkembang pesat di era keemasan Islam. Di masa kekhalifahan Islam berjaya, sastra mendapat perhatian yang amat besar dari para penguasa Muslim. Tak heran, bila di zaman itu muncul sastrawan Islam yang terkemuka dan berpengaruh. Di era kekuasaan Dinasti Umayyah (661 M - 750 M), gaya hidup orang Arab yang berpindah-pindah mulai berubah menjadi budaya hidup menetap dan bergaya kota.

Pada era itu, masyarakat Muslim sudah gemar membacakan puisi dengan diiringi musik. Memang pada kurun itu puisi masih sederhana. Puisi Arab yang kompleks dan panjang disederhanakan menjadi lebih pendek dan disesuaikan dengan musik. Sehingga puisi dan musik menjadi dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan.

Sastra semakin berkilau dan tumbuh menjadi primadona pada masa kekuasaan Daulah Abbasiyah yang berkuasa di Baghdad pada abad ke-8 M. Masa keemasan kebudayaan Islam serta perniagaan terjadi pada saat Khalifah Harun Ar-Rasyid dan puteranya Al-Ma’mun berkuasa. Pada era itu, prosa Arab mulai menempati tempat yang terhormat dan berdampingan dengan puisi. Puisi sekuler dan puisi keagamaan juga tumbuh beriringan.
Para sastrawan di era kejayaan Abbasiyah tak hanya menyumbangkan kontribusi penting bagi perkembangan sastra di zamannya saja. Namun juga turut mempengaruhi perkembangan sastra di Eropa era Renaisans. Salah seorang ahli sastrawan yang melahirkan prosa-prosa jenius pada masa itu bernama Abu Uthman Umar bin Bahr al- Jahiz (776 M - 869 M) - cucu seorang budak berkulit hitam.

Berkat prosa-prosanya yang gemilang, sastrawan yang mendapatkan pendidikan yang memadai di Basra. Irak itu pun menjadi intelektual terkemuka di zamannya. Karya terkemuka Al-Jahiz adalah Kitab al-Hayawan, atau ‘Buku tentang Binatang’ sebuah antologi anekdot-anekdot binatang - yang menyajikan kisah fiksi dan non-fiksi. Selain itu, karya lainnya yang sangat populer adalah Kitab al-Bukhala, ‘Book of Misers’, sebuah studi yang jenaka namun mencerahkan tentang psikologi manusia.

Pada pertengahan abad ke-10 M, sebuah genre sastra di dunia Arab kembali muncul. Genre sastra baru itu bernama maqamat, Sebuah anekdot yang menghibur yang diceritakan oleh seorang pengembara yang menjalani hidupnya dengan kecerdasan. Maqamat ditemukan oleh Badi’ al- Zaman al-Hamadhani (wafat tahun 1008 M). Dari empat ratus maqamat yang diciptakannya, hanya masih tersisa dan bertahan 42 maqamat.

Pada era kekinian, sebut saja judul Harry Potter, Da vinci Code, Angels Demond adalah segelintir sastra laris manis dan mengguncang dunia. Jarang—atau hampir tidak terdengar jikalau sastra arab laris manis dan menggebrak dunia perbukuan. Sehingga kita pun bertanya, di mana posisi sastra arab dalam ranah sastra ini?.(taken from :http://id.acehinstitute.org)


Baca Selengkapnya...

Selasa, Juni 23, 2009

Romantika Cinta Pereng

Ku tersadar dalam lamunan malam
Ku terbuai dalam alunan Semu
Ku terhimpit dalam Lingkaran rasa
Dan Ku terhempas dalam Sepoi Kerinduan

Malam mulai tak beraturan
Dentuman kasih menghempasku
Dalam linangan salju kegilaan
Dalam ketaksadaran dan ketakberdayaan..selanjutnya Baca Selengkapnya...

Senin, Mei 18, 2009

1st Day on Yellow Bus

Pagi itu mentari pagi seperti biasa menebar senyumnya yang bening nan sayu. Kicauan burung perkutut dari ranting pohon samping kontrakanku menari begitu riang bak penari balet yang akan pentas pada pemilihan miss balet 2020. depan kontrakan terdengar hiruk pikuk para penjual soto yang sedang mempersiapkan dagangannya dan siap tuk berjalan menyusuri jalan,lorong bahkan gang demi gang di jogjakarta. Sementara Di dapur nurul (adikQ) sedang beres-beres buat persiapan sarapan pagi kami. Yah kami seperti pengantin muda saja, tinggal dikontrakan yang baru saja...selanjutnya
Baca Selengkapnya...

Nite Butterfly

Malam mulai menyelimuti gedung-gedung pencakar langit,jalan-jalan sudah mulai padat oleh kendaraan roda dua dan empat. lebih-lebih suara roda khas para pedagang roti bakar. klub-klub malam sudah mulai dipenuhi oleh orang-orang beruang dan borjuis lebih-lebih ekskutif muda yang butuh refreshing setelah full time bekerja seminggu penuh. para pengamen dan anak jalanan masih kelihatan serius bekerja dan bernyanyi di lampu merah dibawah jembatan layang kota metropolitan itu.

Nampak di sepanjang jalan di penuhi oleh para pekerja malam yang sedang menunggu pelanggan, mereka kebanyakan mengincar para ekskutif muda dan om-om yang..selanjutnya
Baca Selengkapnya...